Fitur Mirip AirDrop Hadir di Motorola, Kirim File ke iPhone Makin Mudah

Smartphone74 Views

Fitur Mirip AirDrop Hadir di Motorola, Kirim File ke iPhone Makin Mudah Motorola mulai masuk ke daftar ponsel Android yang dapat berbagi file langsung dengan perangkat Apple melalui integrasi Quick Share dan AirDrop. Kehadiran fitur ini menjadi kabar penting bagi pengguna yang selama ini sering kesulitan mengirim foto, video, atau dokumen dari Android ke iPhone tanpa aplikasi tambahan. Untuk sementara, dukungan tersebut terpantau hadir lebih dulu pada Motorola Razr Fold, ponsel lipat terbaru Motorola yang menjadi perangkat Moto pertama dengan kemampuan lintas sistem tersebut.

Motorola Razr Fold Jadi Perangkat Pertama yang Kebagian

Kabar dukungan AirDrop melalui Quick Share pada perangkat Motorola pertama kali mencuat setelah Android Authority mengonfirmasi fitur tersebut berjalan di unit Motorola Razr Fold. Dalam laporan yang terbit pada 1 Juli 2026, Android Authority menyebut Razr Fold kini bisa berbagi file ke perangkat Apple melalui Quick Share, termasuk pengujian pengiriman file ke MacBook. Perangkat ini disebut sebagai ponsel Motorola pertama yang menerima kemampuan tersebut.

Fitur ini sebelumnya sudah lebih dulu hadir di jajaran Google Pixel, Samsung Galaxy, dan sejumlah model dari merek lain. Motorola masuk belakangan, tetapi kehadirannya tetap penting karena memperluas pilihan perangkat Android yang bisa berkomunikasi langsung dengan ekosistem Apple untuk kebutuhan berbagi file lokal.

Google sendiri sebelumnya sudah mencantumkan Motorola razr fold 2026 dalam daftar perangkat yang akan mendapat dukungan Quick Share dengan AirDrop. Pada halaman resmi Android, perangkat tersebut sempat masuk kategori “Coming Soon”, bersama OPPO Find X8 series, HONOR Magic8 Pro, serta vivo X300 dan X300 Pro.

Cara Kerjanya Mirip AirDrop, tetapi Tetap Lewat Quick Share

Sistem ini tidak berarti Motorola memakai AirDrop secara penuh seperti iPhone. Di sisi Android, pengguna tetap membuka Quick Share. Di sisi Apple, pengguna iPhone, iPad, atau Mac menerima file melalui AirDrop. Keduanya bekerja saling terhubung sehingga proses berbagi file tidak lagi membutuhkan aplikasi pihak ketiga.

Google menjelaskan bahwa Quick Share kini dapat bekerja dengan AirDrop untuk mempermudah transfer file antara iPhone dan Android. Fitur tersebut pertama kali diluncurkan pada keluarga Pixel 10 pada November 2025, lalu Google menyatakan akan memperluasnya ke lebih banyak perangkat Android.

Cara memakainya cukup sederhana. Pengguna Motorola memilih foto, video, atau file yang ingin dikirim, lalu menekan tombol bagikan dan memilih Quick Share. Pengguna iPhone harus mengaktifkan AirDrop dalam mode “Everyone for 10 Minutes”. Setelah itu, nama iPhone akan muncul di daftar perangkat terdekat pada Quick Share. Ketika penerima menekan setuju, transfer file akan berjalan.

“Bagi pengguna harian, perubahan paling terasa bukan pada istilah teknologinya, melainkan pada hilangnya kebiasaan mengirim file lewat chat hanya karena Android dan iPhone sulit saling berbagi secara langsung.”

Tidak Perlu Lagi Kirim Foto Lewat Chat

Selama ini, pengguna Android dan iPhone sering memakai jalur memutar untuk berbagi file. Foto dikirim lewat aplikasi pesan, video diunggah ke penyimpanan awan, atau file dipindahkan melalui komputer. Cara tersebut bekerja, tetapi sering menurunkan kualitas foto, memakan waktu lebih lama, atau membuat pengguna harus login ke layanan tambahan.

Dengan integrasi Quick Share dan AirDrop, file dapat dikirim lebih langsung dari perangkat ke perangkat. Android Authority menulis bahwa pengguna Android dapat membagikan file secara lokal melalui Quick Share, sementara pengguna iPhone menerimanya melalui AirDrop. Dengan kata lain, kedua pihak tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan.

Perubahan ini sangat terasa untuk kebutuhan sederhana. Misalnya, setelah acara keluarga, pengguna Motorola bisa langsung mengirim foto resolusi asli ke anggota keluarga yang memakai iPhone. Saat rapat, dokumen kecil bisa dikirim ke MacBook tanpa kabel. Ketika membuat konten, video pendek bisa dipindahkan ke perangkat Apple untuk diedit tanpa harus melewati aplikasi pesan.

Dukungan Masih Terbatas pada Perangkat Tertentu

Meski sudah mulai hadir di Motorola, fitur ini belum tersedia untuk semua HP Motorola. Laporan Android Authority menyebut Razr Fold sebagai perangkat Moto pertama yang menerima dukungan tersebut. Artinya, pengguna seri Edge, Moto G, atau Razr lain belum tentu langsung mendapat kemampuan yang sama.

Halaman resmi Android juga memperlihatkan bahwa dukungan Quick Share dengan AirDrop masih bergantung pada perangkat. Daftar kompatibilitas mencakup beberapa model Samsung Galaxy, Google Pixel, Xiaomi, OnePlus, OPPO, HONOR, dan vivo. Untuk Motorola, nama yang dicantumkan adalah Motorola razr fold 2026.

DetikInet juga melaporkan daftar HP Android yang bisa mengirim foto ke iPhone lewat Quick Share dan AirDrop. Dalam daftar tersebut, Motorola razr fold 2026 disebut sebagai salah satu perangkat yang akan mendapat dukungan, sementara model lain seperti OPPO Find X8 series dan HONOR Magic8 Pro juga disebut menyusul.

Syarat Penting Saat Kirim File ke iPhone

Pengguna perlu memahami bahwa fitur ini tetap memiliki syarat. iPhone yang menjadi penerima harus berada dalam jarak dekat. AirDrop juga harus diatur ke “Everyone for 10 Minutes”, bukan hanya kontak. Pengaturan ini dapat diakses melalui Control Center di iPhone dengan menekan lama area koneksi, lalu membuka pengaturan AirDrop.

Google menjelaskan langkah tersebut dalam panduan resminya. Pengguna Android membuka Quick Share, memilih file, memastikan iPhone berada di dekat perangkat, lalu meminta pengguna iPhone mengaktifkan visibilitas AirDrop untuk semua orang selama 10 menit. Setelah nama iPhone muncul, pengguna Android tinggal memilih perangkat penerima dan menunggu persetujuan.

Arah sebaliknya juga bisa dilakukan. Pengguna iPhone dapat memilih file, menekan tombol berbagi, memilih AirDrop, lalu memilih perangkat Android yang sudah mengaktifkan mode menerima di Quick Share. Hal ini membuat proses berbagi tidak hanya berjalan dari Motorola ke iPhone, tetapi juga dari perangkat Apple ke Android yang sudah kompatibel.

Bisa Dipakai dengan iPhone, iPad, dan Mac

Kelebihan lain dari integrasi ini adalah dukungan untuk beberapa perangkat Apple. Google menyebut Quick Share dengan AirDrop dapat digunakan untuk berbagi file dengan iPhone. Pada halaman resminya, Google juga menjelaskan bahwa Android dapat berbagi file dengan perangkat Apple yang kompatibel melalui AirDrop, sedangkan laporan media teknologi mencatat pengujian dilakukan dengan MacBook.
Bagi pengguna Motorola Razr Fold, dukungan ke Mac menjadi nilai tambah. Banyak pengguna Android tetap memakai laptop Apple karena alasan kerja, sekolah, desain, atau editing. Selama ini, memindahkan file dari Android ke Mac sering membutuhkan kabel, aplikasi tambahan, atau layanan awan. Dengan Quick Share yang bisa berkomunikasi dengan AirDrop, alur tersebut menjadi lebih ringkas.

Gadgets360 juga mencatat bahwa dukungan pada Motorola Razr Fold memungkinkan berbagi file lintas perangkat antara ponsel Motorola dan perangkat Apple. Laporan itu menyebut fitur tersebut membuat pengiriman file ke iPhone, iPad, atau Mac tidak lagi bergantung pada aplikasi pihak ketiga atau layanan penyimpanan awan.

Google Membuka Jalan, Motorola Menyusul

Integrasi Quick Share dan AirDrop bermula dari langkah Google pada Pixel 10. Pada November 2025, Google mengumumkan bahwa Quick Share dapat bekerja dengan AirDrop dan mulai digulirkan ke keluarga Pixel 10. Google menyatakan fitur itu dibuat dengan perlindungan keamanan yang diuji oleh pakar independen.

Setelah Pixel 10, daftar perangkat yang mendapat dukungan terus bertambah. 9to5Google mencatat bahwa fitur ini kemudian hadir pada Pixel 9 series, sejumlah perangkat Samsung, serta model dari beberapa merek Android lain. Situs itu juga menegaskan bahwa pengguna perlu mengatur kedua perangkat agar terlihat oleh semua orang karena berbagi hanya dengan kontak belum bekerja lintas sistem.

Motorola kini ikut bergabung melalui Razr Fold. Masuknya Motorola membuat dukungan Quick Share dengan AirDrop tidak lagi terlihat sebagai fitur eksklusif Pixel atau Samsung. Walau jumlah perangkatnya masih terbatas, perluasan ke Motorola menunjukkan bahwa fitur ini mulai menjadi bagian dari pengalaman Android kelas atas.

Kenapa Fitur Ini Penting untuk Pengguna Indonesia

Di Indonesia, penggunaan Android dan iPhone sering bercampur dalam satu keluarga, kantor, sekolah, komunitas, atau tim kreator. Satu orang memakai Motorola atau Samsung, orang lain memakai iPhone, sedangkan perangkat kerja bisa berupa MacBook. Dalam keadaan seperti itu, berbagi file antar sistem menjadi kebutuhan sehari hari.

Masalah biasanya muncul saat file berukuran besar. Foto dari kamera ponsel modern bisa berukuran beberapa megabita. Video pendek 4K bisa jauh lebih besar. Jika dikirim lewat aplikasi pesan, kualitas dapat turun. Jika diunggah ke penyimpanan awan, pengguna harus menunggu proses upload dan download. Jika memakai kabel, tidak semua orang membawa kabel yang sesuai.

Fitur Quick Share dengan AirDrop memang tidak menyelesaikan semua persoalan transfer data, tetapi memberi pilihan yang lebih cepat untuk berbagi file di tempat yang sama. Untuk acara liputan, kerja lapangan, pengambilan konten, kelas, rapat, atau perjalanan bersama, kemampuan ini dapat menghemat banyak langkah kecil yang selama ini cukup merepotkan.

Perbedaan dengan AirDrop Asli di iPhone

Walau sering disebut fitur ala AirDrop, sistem di Motorola tetap tidak identik dengan AirDrop penuh milik Apple. AirDrop di perangkat Apple berjalan sangat rapat dalam ekosistem iOS, iPadOS, dan macOS. Pengguna iPhone dapat berbagi ke kontak, ke perangkat sendiri, atau ke pengguna lain dengan pengaturan yang sudah lama dikenal.

Pada Android, pengguna Motorola tetap memakai Quick Share. Ketika perangkat Apple muncul, pengiriman berlangsung melalui jalur kompatibilitas yang dibuat Google. Android Authority menyebut prosesnya berjalan seperti berbagi file lokal, tetapi tetap memakai Quick Share di sisi Android dan AirDrop di sisi Apple.

Batasan lain adalah pengaturan visibilitas. Untuk berbagi lintas sistem, pengguna Apple harus membuka AirDrop ke “Everyone for 10 Minutes”. Mode “Contacts Only” belum menjadi jalur utama untuk penggunaan lintas Android dan Apple. Karena itu, pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan saat mengaktifkan mode tersebut di tempat umum.

Keamanan Tetap Harus Diperhatikan

Google menyebut fitur Quick Share dengan AirDrop dibangun dengan perlindungan keamanan dan diuji oleh pakar independen. Pernyataan ini penting karena berbagi file lintas sistem membawa kekhawatiran baru, terutama terkait perangkat asing yang muncul di sekitar pengguna.

Walau begitu, pengguna tetap perlu berhati hati. Jangan menerima file dari perangkat yang tidak dikenal. Setelah selesai menerima file dari Android, pengguna iPhone sebaiknya mengembalikan pengaturan AirDrop ke mode yang lebih terbatas. Pengguna Android juga sebaiknya hanya mengaktifkan mode menerima saat diperlukan.

Di ruang publik seperti bandara, kafe, kampus, atau transportasi umum, daftar perangkat terdekat bisa sangat ramai. Nama perangkat yang tidak jelas dapat membingungkan. Karena itu, kebiasaan memberi nama perangkat dengan identitas yang mudah dikenali akan membantu proses berbagi file berjalan lebih aman.

Motorola Razr Fold Bukan Sekadar Ponsel Lipat

Motorola Razr Fold sendiri merupakan perangkat lipat yang diposisikan di kelas premium. Gadgets360 mencatat perangkat ini diluncurkan di India pada Mei 2026 dengan harga 1.49.999 rupee untuk varian dasar 12GB RAM dan 256GB penyimpanan. Spesifikasinya mencakup layar luar 6,6 inci, layar dalam 8,1 inci, chipset Snapdragon 8 Gen 5, baterai 6.000 mAh, pengisian kabel 80W, dan pengisian nirkabel 50W.

Dengan status sebagai ponsel lipat premium, wajar jika Motorola menghadirkan fitur lintas perangkat lebih dulu di model ini. Segmen pengguna ponsel lipat biasanya membutuhkan kemampuan produktivitas lebih luas, termasuk berbagi file ke laptop, tablet, dan perangkat kerja lain.

Dukungan Quick Share dengan AirDrop juga dapat memperkuat posisi Razr Fold di antara ponsel lipat lain. Saat perangkat lipat mulai bersaing melalui layar besar, baterai, kamera, dan dukungan stylus, kemampuan berbagi file lintas Android dan Apple menjadi nilai tambahan yang cukup terlihat dalam penggunaan harian.

Belum Ada Kepastian untuk Semua HP Motorola

Pertanyaan besar berikutnya adalah apakah fitur ini akan hadir ke lebih banyak HP Motorola. Untuk saat ini, laporan yang tersedia baru mengarah pada Razr Fold. Android Authority juga menulis harapan agar lebih banyak perangkat Moto mendapat dukungan serupa.

Motorola memiliki banyak lini ponsel, mulai dari Razr, Edge, hingga Moto G. Namun, tidak semua model memiliki kebijakan pembaruan yang sama. Fitur yang bergantung pada integrasi sistem seperti ini biasanya membutuhkan pembaruan perangkat lunak, layanan Google, dan dukungan dari produsen. Karena itu, pengguna tidak bisa langsung menganggap semua HP Motorola akan mendapatkan fitur yang sama.

Pengguna Motorola yang ingin mengecek dukungan dapat membuka Quick Share, melihat pembaruan aplikasi melalui Google Play Services, serta memastikan sistem operasi ponsel sudah memakai versi terbaru. Jika opsi berbagi ke perangkat Apple belum muncul, kemungkinan perangkat tersebut belum masuk daftar kompatibel.

Persaingan Android dan iPhone Masuk Babak yang Lebih Terbuka

Kehadiran fitur mirip AirDrop di Motorola memperlihatkan perubahan besar dalam hubungan Android dan iPhone. Selama bertahun tahun, dua ekosistem ini sering berjalan sendiri sendiri. Android punya Quick Share, Apple punya AirDrop, dan pengguna di tengahnya harus mencari jalan lain.

Google mencoba menjembatani perbedaan itu. Setelah RCS di pesan lintas platform mulai diperluas, berbagi file menjadi area berikutnya yang dibenahi. Pada halaman resminya, Google menyatakan bahwa berbagi momen antara keluarga dan teman seharusnya tidak bergantung pada perangkat yang dipakai.

“Ponsel yang baik bukan hanya kuat saat dipakai sendiri, tetapi juga nyaman ketika harus berhubungan dengan perangkat lain milik orang sekitar.”

Bagi Motorola, fitur ini memberi alasan tambahan bagi pengguna yang selama ini ragu memakai Android karena lingkungannya banyak memakai iPhone. Jika pengiriman file ke iPhone dan Mac menjadi lebih mudah, hambatan kecil dalam penggunaan sehari hari ikut berkurang.

Yang Perlu Diketahui Pengguna Motorola

Pengguna Motorola perlu melihat fitur ini sebagai kemampuan baru yang masih bertahap. Motorola Razr Fold menjadi nama pertama yang terpantau mendapat dukungan, tetapi belum ada tanda bahwa seluruh perangkat Moto langsung kebagian. Pengguna yang ingin memakai fitur ini harus memastikan ponsel mereka masuk daftar kompatibel dan perangkat Apple penerima mengaktifkan AirDrop dalam mode terbuka selama 10 menit.

Fitur ini paling berguna untuk berbagi foto, video, dokumen, dan file kerja dalam jarak dekat. Pengguna Android membuka Quick Share, pengguna iPhone membuka AirDrop, lalu kedua perangkat saling menemukan. Setelah penerima menyetujui, file akan dikirim tanpa perlu aplikasi tambahan.

Bagi pengguna yang belum memiliki perangkat kompatibel, Google juga menyediakan cara berbagi melalui QR code pada halaman Quick Share. Dalam metode itu, Android menampilkan kode QR yang dapat dipindai penerima, lalu file dibuka melalui halaman web Quick Share. Cara ini tidak sama dengan transfer langsung lewat AirDrop, tetapi dapat menjadi pilihan saat perangkat belum mendukung jalur langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *